Ciong Hud Sin Ling

Ruang pemujaan ini diadakan karena beberapa masyarakat Tionghoa yang tadinya memuja di rumah2 mereka, karena pindah kota dan lain sebagainya, menitipkan Arca/Kim Sin ke kelenteng ini. Arca yang terkumpul berbagai ragam namun terbanyak adalah Arca Koan Im Pho Sat. Salah satu Arca yang sangat menarik adalah Tee Cong Ong Pho Sat.

ciong_hud_sin_ling1.jpg (38168 bytes)

 


Tee Cong Ong Pho Sat lahir di Korea pada tahun 969 dari anak seorang raja. Sejak kecil Beliau sudah giat mempelajari kebudayaan Tionghoa, Buddha Dharma, adat istiadat, ilmu falak dan geomancy, juga ilmu sastra dan militer. Namun Beliau bertekad menjadi Bhiksu Sangha dan berziarah ke Tiongkok dan memperdalam Zen Buddishme dari para Guru Besar pada zaman itu. Akhirnya Beliau menetap di gunung Kim Hoa San dan menjadi Guru Besar yang sangat dihormati oleh semua lapisan masyarakat. Mereka percaya akan tekad Tee Cong Ong Pho Sat untuk melindungi manusia agar tidak mengalami siksa Neraka.

Dengan demikian walaupun bukan sebagai Biara Budhis murni, namun Kim Tek Ie memiliki pemujaan yang cukup lengkap dari 4 Gunung Budhis. Menjalankan Dharma sang Buddha dalam kehidupan se-hari2 dengan landasan kebijaksanaan dari Bun Su Pho Sat, giat melaksanakan dan tak kenal lelah seperti Pho Hian Pho Sat. Sepenuh hati berbuat kebajikan sesuai janji agung Tee Cong Ong Pho Sat, serta semua dijalankan dengan semangat Koan Im Pho Sat, yaitu welas asih/Maitri Karuna.

Comments are closed.